18 Juli 2012

Wisata Alam Situ Cileunca Pangalengan


Situ Cileunca
Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Arah Lokasi
Dari Pusat Kota Bandung Naik kurang lebih 45 km Menuju Bandung Selatan
·   Dari Bandung :  Jl Kopo KetapangBelok Kiri menuju Pengalengan
·      Atau bisa menggunakan jalur Cimahi – Cipatik – Soreang – terus menuju arah pengalengan
·         Rute dari Jakarta Masuk tol Cipularang terus menuju pintu keluar tol Kopo selanjutnya menuju ke arah pangalengan ( desa Wanasari)
Transportasi Umum
Bisa menggunakan bus jurusan Pangalengan dengan waktu tempuh sekitar 2-2,5 jam. Berangkat dari Terminal Lewi Panjang (Bandung)


Fasilitas
·         View Situ Cileunca
·         Wisata Perahu
·         Outbound
·         arena camping round
·         Penginapan / bungalow
·         Petik Strawberry
·         olah raga Rafting (Arung Jeram),
      mengarungi sungai Cileunca sejauh 4 – 5 KM
·         Permainan Air Soft Gun

Ticket

·         Tiket Masuk perorangan 3000 rupiah / orang,
·         Sewa Perahu Rp 7000,- / Orang
·         Tiket Olah Raga Rafting Rp 250.000,-/Orang
·         Tiket Permainan Air Soft Gun Rp 125.000 untuk senjata otomatis dan Rp 75.000,- Untuk senjata manual
·         Sewa Bungalow Rp 250.000 ukuran besar  dan Rp 150.000 ukuran kecil
Topologi Daerah
berada 45 KM sebelah selatan Kota Bandung dan 185 KM dari Kota Jakarta, Situ Cileunca berada di ketinggian 1550 M dpl dan dikelilingi oleh dua perkebunan teh Malabar yang dikelola oleh PTPN VIII Situ Cileunca letaknya tak jauh dari kecamatan Pangalengan, genangan air seluas 180 hektar ini diapit oleh dua Desa yaitu Desa Wanasari dan Desa Pulosari.






DESKRIPSI

Situ yang sering dibanjiri pengunjung itu mulanya merupakan hutan belantara. Pada tahun 1918, sebagian kawasan hutan di sana dibuat situ untuk kebutuhan pengairan daerah di sekitarnya.selain itu Menurut sejarah Situ Cileunca merupakan kawasan pribadi seorang warga Belanda bernama Kuhlan yang dulu menetap di Pangalengan. Dalam pembangunannya Situ Cileunca dilaksanakan dalam waktu yang cukup lama yaitu selama 7 tahun ( 1919 – 1926 ) dengan membendung aliran sungai kali Cileunca, sehingga terbuatlah sebuah situ yang akhirnya menjadi sebuah bendungan yang sekarang diberi nama Dam Pulo. Uniknya dalam pembangunan Situ Cileunca ini berdasarkan cerita para orang tua dahulu situ ini dibangun oleh banyak orang tetapi tidak menggunakan cangkul tetapi mengunakan halu. Pada zaman Kolonial Belanda Situ Cileunca digunakan sebagai salah satu sumber listrik bagi kota Bandung, selain itu juga debit airnya juga digunakan sebagai cadangan sumber air bersih bagi kota Bandung dikala itu dengan kapasitas air 9.89 juta M3. 

 
Situ Cileunca menawarkan banyak objek wisata Pengunjung dapat  menikmati wisata alam seperti  outbound, arung jeram, jet ski, dan berkemah di sekitar danau sambil menikmati keindahan situ dan iklimnya yang segar, pengunjung juga bisa mendatangi kebun strawberry dan kebun arbei. Untuk mencapai lokasi kebun tersebut, pengunjung harus menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit. Harga sewa perahu relatif murah yaitu Rp 5.000 per orang. Kita pun bebas memilih apakah perahu motor atau dayung. Bagi pengunjung yang ingin menginap, pengelola menyediakan bungalow yang terdiri dari dua bungalow besar dan satu kecil. Untuk bungalow besar, pengunjung harus membayar Rp 250 ribu per malam, sedangkan bungalow kecil Rp 150 ribu per malam. Namun jika ingin merasa lebih nyaman, Anda bisa menyewa vila yang tersedia di dekat situ. Beberapa vila milik penduduk setempat dapat disewa dengan harga yang relatif murah.

PETA LOKASI


FOTO GALERY 






Selamat Berwisata

Artikel Terkait Wisata Alam

1 komentar:

All About Bandung

Jumlah Penayangan

Statistik Web

free counters

user online